Tuesday, 15 November 2016

Kampung Inggris Pare

Dari judul di atas mungkin sudah tidak asing lagi buat para pembaca blog ini, terutama buat yang lagi nyari informasi tempat kursus bahasa Inggris lewat Mbah Google. Perlu diketahui, sebenarnya di Kampoeng Inggris ini tidak hanya menyediakan tempat kursus bahasa Inggris saja, melainkan ada kursus bahasa asing lainnya seperti bahasa Arab dan Jepang. Tentu saja kursus bahasa Inggris lah yang dominan di tempat ini.

Next, kenapa banyak yang rela jauh jauh datang ke tempat ini dari berbagai pelosok daerah, padahal kan tempat kursus bahasa Inggris banyak, apalagi di kota-kota besar. Ok, berikut pendapat gue :

BANYAK PILIHAN
Berdasarkan data pusat informasi kampung Inggris (PIKI), di desa Tulungrejo kecamatan Pare kabupaten Kediri ini terdapat kurang lebih sekitar 270 lembaga kursus bahasa asing. Banyak banget kan, wajar lah kalo banyak pilihannya kalo sampe ratusan gini.

LINGKUNGAN
Bicara lingkungan, di Kampoeng Inggris ini merupakan tempat yang cocok untuk belajar bahasa asing. Kita bebas mempraktekkan kemampuan berbahasa Inggris kita ditempat umum. Biarpun terkadang salah mengucapkannya, tapi kita gak perlu malu untuk mempraktekkan kemampuan bahasa Inggris kita. Beda dengan belajar di tempat asal gue, kalo ngomong Inggris dibilang sombong. Apalagi kalo Inggris nya salah, jadi bahan bullying dah. Oh iya, di Kampoeng Inggris ini banyak menyediakan camp English area, dimana kita wajib berbahasa Inggris. Di setiap English area biasanya didampingi tutor yang mumpuni bahasa Inggris nya. Jadi terpantau kan.

MURAH
Kalo bicara harga memang sangat jauh berbeda dengan lembaga kursus yang ada di kota-kota. Seperti Jakarta misalnya, teman saya mengeluarkan uang puluhan juta rupiah untuk sebuah program kursus selama beberapa bulan, padahal materi yang diberikan oleh lembaga tersebut tidak jauh berbeda dengan lembaga-lembaga kursus yang ada di Kampoeng Inggris. Sedangkan di Kampoeng Inggris itu sendiri, biaya kursus masih tergolong terjangkau, kisaran harga yang ditawarkan sekitar ratusan ribu rupiah. Selain itu juga, biaya hidup di sana tergolong murah. Gimana gak murah, gue makan di warung nasi pake pecel tambah telor dadar minumnya es teh manis cuma bayar 6rb, kalo di Jakarta dapet apaan.

BANYAK TEMAN
Perlu diketahui juga, tidak semua orang yang datang ke Kampoeng Inggris ini dengan tujuan ingin belajar bahasa. Ada yang hanya sekedar hiburan cari suasana baru seperti gue misalanya.. Hehehe... Kenapa gue bisa bilang cari hiburan, emang kurang apa di Jakarta. Alasannya disini gue bisa banyak ketemu orang, banyak nemuin hal dan cerita baru, ya intinya banyak kenalan lah. Banyak teman banyak rejeki, bukan begitu kawan-kawan. Hahaha

Sekian dulu, mungkin nanti di update lagi..
Terima kasih yang udah bersedia mampir ke blog ini.

Thursday, 10 November 2016

Nonton Forrest Gump


Forrest Gump, film ini dibintangi oleh aktor terkenal dan terfavorit gue Tom Hanks, ia berperan sebagai Forrest Gump itu sendiri. Film ini menceritakan tokoh Forrest Gump, seorang pengusaha kaya dan terkenal pada saat itu. Forrest memiliki banyak melewati masa masa sulit sebelum mencapai kesuksesan nya. Ia terlahir sebagai anak yang memiliki banyak kekurangan. Mulai dari kondisi kakinya yang tidak normal karena polio, sampai Iq yang dibawah rata-rata anak pada umumnya. Sehingga sulit baginya untuk diterima oleh lingkungan sekitar nya. Meskipun begitu, ia selalu tekun terhadap apa yang ia jalani sampai kesuksesan mendekat padanya.

Yang paling berkesan dan selalu gue ingat pesan dari film ini adalah ketekunan Forrest dalam bidang apapun. Baik dari belajar, bekerja dan selalu berpikir positif terhadap masalah yang datang. Meskipun dengan durasi  sekitar 2 jam, Film ini tergolong ringan dan inspiratif dengan banyak pesan moral yang terkandung didalamnya. Selain itu juga terdapat adegan lucu dan tokoh unik. Apalagi saat Forrest mengikuti wajib militer dan dikirim ke Vietnam. Ditambah lagi dengan hadirnya tokoh si Bubba yang memiliki wajah absurd dan selalu menceritakan tentang Udang saat perang. Yang penting lucu deh gak bisa diceritakan kalo gak nonton filmnya.

Kalo dari konsep, film ini menggunakan struktur "Hollywood Klasik" meskipun terdapat beberapa flashback. Dengan konsep warna dan gaya pengambilan gambar sebegitu ajibnya, film ini layak meraih banyak penghargaan diberbagai ajang festival film dunia. Ditambah lagi dengan totalitas Tom Hanks dalam memerankan tokoh tersebut. Luar biasa deh pokoknya

Wednesday, 12 October 2016

Satu Vespa Sejuta Saudara

Dari dulu gue pengen banget nulis artikel tentang Vespa. Kenapa? , Ya pastinya karena memang gue hobi, dan juga punya Vespa. walaupun ortu sering ngomel karena bisingnya knalpot si Bejo (vespa gue), banyak alasan kenapa gue bisa suka dan gak bisa move on dari sibesi ijo ini. Berikut faktor yg bikin gue demen sama Vespa.

1. Vespa bukan motor

SIM A - Scoterist Independent Muara Angke
Kenapa gue bisa bilang Vespa bukan motor. Karna memang Vespa itu berbeda dari kendaraan lain. Hampir sebagian besar pengguna Vespa menganggap Vespa layaknya teman bahkan pacar. Makanya para pengguna Vespa pasti menyiapkan nama khusus buat kendaraan klasiknya.


2. Scooterist

Semua penggila motor biasa disebut bikers, tapi tidak untuk Vespa . Meskipun sekarang banyak beredar motor jenis skuter, Scooterist adalah panggilan khusus untuk para Vespa lover. di negara kita, ada ribuan scooterist yang tersebar dari Sabang sampai merauke, dan ada ratusan club dan komunitas yang tersebar disetiap wilayahnya. wajar saja kalau Scooterist Indonesia merupakan yang tebanyak di Dunia.


Vespa Ijo
3. Cinta damai

Ada slogan "satu Vespa sejuta saudara". Dan itu memang benar. Kalo kita perhatikan dijalan-jalan. Ketika seorang Scooterist berpapasan dengan Scooterist lainnya, pasti mereka saling menyapa dengan berbagai cara. Ada yang memberikan klackson , lambaikan tangan, ada juga yang menebar senyuman. Padahal belum tentu mereka saling kenal.


Sebenernya masih banyak alasan lain kenapa gue bisa hobi Vespa. Tapi segitu dulu deh, nanti gue bahas lagi di postingan berikutnya. Ingetin juga ya,, hehehehehe

Salam Scooterist Indonesia